Connect with us

seni budaya

Artjog 11

Artjog 11

YOGYAKARTA, acarakita.net – Selama sebulan penuh, tepatnya 4 Mei hingga 4 Juni gelaran Artjog kembali diadakan di Jogja National Museum (JNM) yang dinilai mampu memberikan keleluasaan terhadap para seniman untuk mengeksplorasi setiap sudut ruang pameran.

JNM yang juga merupakan bekas gedung Akademi Seni Rupa Indonesia ini juga mampu memberikan kemungkinan pemanfaatan ruang diluar ruang pameran yang lebih luas terhadap bermacam kegiatan program-program lain di samping program utama.

Mengusung tema ‘Pencerahan; Menuju Berbagai Masa Depan’ (Enlightenment : Toward Various Future) dalam hal ini dimaknai sebagai momentum yang mampu membebaskan manusia dari keterkungkungan kultus dan kemenangan rasionalitas.

Dengan mengambil semangat pencerahan, seni diharapkan mampu menumbuhkan daya kritis dalam memandang segala persoalan di sekitarnya; mampu menghadirkan cara pandang yang tidak tunggal, sehingga dapat menatap dan menghantarkan manusia menuju masa depan yang beragam.

Sebagai sebuah pameran dan perayaan seni kontemporer, Artjog kali ini akan diikuti sebanyak 54 seniman dari dalam dan luar negeri seperti Filipina, Singapura, Australia dan Cina. Untuk daftar nama seniman partisipan dapat dilihat di website Artjog.

Seniman yang ditunjuk sebagai Commission Artist oleh Artjog pada tahun ini adalah Mulyana. Para kurator Artjog memandang, sepanjang tiga tahun terakhir, Mulyana hadir sebagai sosok seniman muda yang terus-menerus menunjukkan potensi terbaiknya melalui seni kriya dan keterampilan tangannya.

Selain itu, Mulyana juga tidak berhenti mengeksplorasi gagasan dan kemungkinan untuk apa yang akan ia kerjakan. Tentang bagaimana kebanyakan orang yang terpukau oleh apa yang ada di atas permukaan dan seringkali luput dalam melihat keutuhan semesta yang ada di bawah permukaan.

Hal tersebut didukung dengan eksplorasi karakter-karakter fiksi maupun nyata yang berada di bawah permukaan (laut) yang memiliki keindahan dan kengerian tersendiri.

Dengan ini sebenarnya Mulyana sedang membicarakan sesuatu yang lebih besar, tentang perlunya menyelami segala sesuatu lebih dalam lagi, agar tabir pemahaman bisa terkuak, agar pandangan tidak terbatas pada apa yang terlihat saja. Pertimbangan tersebutlah yang kemudian membuat Mulyana pantas untuk mewakili tema Artjog tahun ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in seni budaya

  • seni budaya

    10th Korean Culture Day

    By

    DEPOK, acarakita.net – Setelah diadakan Road to 10th KCD beberapa waktu lalu, inilah saatnya 10th Korean...

  • seni budaya

    Studi Pentas : Wajah-wajah Usang

    By

    PURWOKERTO, acarakita.net – Salam budaya untuk kalian semua, dan inilah studi pentas Teater Asal ke-42 Bengkel...

  • seni budaya

    Teater JAB : Dukun Kimin

    By

    YOGYAKARTA, acarakita.net – Dalam rangka melaksanakan program kerja pengurus harian Teater Jaringan Anak Bangsa (JAB) tahun...

  • seni budaya

    Festival Budaya 8

    By

    JAKARTA, acarakita.net – Sebuah acara yang merupakan salah satu program kerja eksternal, SMA Negeri 8 Jakarta...

  • seni budaya

    Klampok Tempo Doeloe

    By

    BANJARNEGARA, acarakita.net – Mari menyusuri kota lama Banjarnegara dalam Festival Kota Lama Banjarnegara 2018, Klampok Tempo...

Advertisement

To Top
WhatsApp