PURWOKERTO, acarakita.net – Lebih dari 300 orang hadir dalam seminar bertajuk Class Of Development 2017, Sabtu (25/11/2017) pagi di Gedung Roediro Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsoed Purwokerto. Empat pembicara dihadirkan dalam seminar tersebut dengan dipandu oleh Valent Fun sebagai mederator.

Empat pembicara tersebut yakni Muhammad Sadad yang merupakan enterpreneur muda dan juga founder of Erigo. Ayudia Bing Slamet yang merupakan creativepreneur, brand ambassador of Aishaderm, founder Dia Fotografer, pelantun Dengarkan Dia, dan juga penulis #temantapimenikah yang bukunya laris di pasaran.

Muhammad Pradana Budiarto ‘Ditto Percussion’ yang merupakan musisi Indonesia, co-host di acara Sarah Sechan NET., composer Dengarkan Dia dan juga penulis dari #temantapimenikah bersama Ayudia istrinya. Terakhir ada Ir Hartono Surja MM yang merupakan enterpreneurship, lecturer, dan juga praktisi UMKM.

Dengan mengangkat tema Insight : Innovative Enterpreneurship as Solution for Global Challenges in the Digital Era! nampak para audience dengan seksama mendengarkan apa yang disampaikan oleh pembicara. Dari apa yang disampaikan intinyinya bisnis itu harus didasari dengan cinta dan bisnis tidak harus dalam bentuk barang, tapi lebih apa yang bisa diberikan dan bisa didalami.

“Jadi bisnis itu tidak melulu tentang apa yang berbentuk seperti baju atau apapun, tapi tidak menutup kemungkinan untuk berbisnis yang tidak berbentuk seperti halnya bidang jasa atau sejenisnya,” kata Muhammad Pradana Budiarto atau yang biasa disapa Dito.

Dari situ, Valent Fun selaku moderator menambahkan kalau tidak ada sesuatu barangpun yang tidak laku untuk dijual. “Karena hal lain seperti jasa pun bisa untuk dibisniskan,” ujarnya.

Dalam penyampaian materinya, Ayudia Bing Slamet menjelaskan bahwa bisnis yang ditekuninya itu belajar dari kampus hingga akhirnya tertarik dengan sesuatu yang bisa digunakan untuk menuangkan ide. “Dulu saya coba untuk ngelamar kerja di kantor tapi selalu ditolak yang akhirnya saya coba bisnis piama yang saat itu belum banyak dilakukan,” kata Ayudia.

Tapi seiring berjalannya waktu, ia menyampaikan kalau bisnisnya itu gagal dan tidak diteruskan sampai akhirnya mencoba cara lain. “Jadi kalau ada yang menuliskan bisnis harus gagal terlebih dahulu bagi saya itu betul dan jatah gagal sebenarnya sudah ditentukan,” ujarnya.

Karena suka dengan dunia fotografi dan setelah menikah bernazar untuk dapat bekerja yang tidak terikat dengan kantor serta dapat mengurus rumah tangga. Menurutnya, melihat peluang memang mudah tapi kebanyakan orang sulit untuk mengeksekusinya, jadi yang terpenting adalah menikmati prosesnya dengan sadar tapi mengetahui bagaimana membuka peluang tersebut.

Dalam acara yang diadakan mulai pukul 8 pagi tersebut terbagi dalam beberapa susunan mulai dari registrasi peserta yang satu persatu memasuki tempat diadakannya acara, dilanjutkan dengan berbagai rangkaian seperti pemaparan materi oleh pembicara hingga dihadirkannya bintang tamu.

Kemudian sesi tanya jawab oleh beberapa peserta yang diberi kesempatan untuk bertanya, sesi foto bersama dimana Valent Fun mengharapkan menjadi moment spesial dalam sebuah acara, hingga penampilan Voa Vinis dalam sesi hiburan diakhir pertunjukan acara.

Mari berbagi ??
Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *