Connect with us

Hari Jadi Ke-447, Empat Pusaka Banyumas Dikirab

review

Hari Jadi Ke-447, Empat Pusaka Banyumas Dikirab

Photo by Lij Imam

Hari Jadi Ke-447, Empat Pusaka Banyumas Dikirab

PURWOKERTO, acarakita.net – Empat pusaka kebanggaan Kabupaten Banyumas dikirab dan dipertontonkan kepada masyarakat dalam acara Kirab Pusaka berkaitan dengan hari jadinya yang ke-447 Kabupaten Banyumas, Minggu (19/2/2018) lalu. Empat pusaka yang dikirab di kota Purwokerto tersebut terdiri atas Tombak Kiai Genjring, Keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Kitab Stambul.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, Deskart Sotyo Jatmiko mengatakan, pada kirab kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Untuk tahun ini, tiga dari empat pusaka yang dikirab itu merupakan pusaka yang asli,” katanya kepada wartawan.

Menurutnya, dikeluarkannya tiga pusaka asli yakni Tombak Kiai Genjring, Keris Kiai Gajah Endro, dan Keris Kiai Nalapraja dari Gedung Pusaka, Pendopo Sipanji karena butuh ritual khusus. “Kalau untuk tahun-tahun sebelumnya kami menggunakan pusaka duplikat,” ujarnya.

Ia mengatakan secara umum, ritual atau prosesi Kirab Pusaka dari tahun ke tahun tidak berubah dan hal itu berlaku dalam setiap ritual yang digelar diberbagai daerah seperti Bali dan Yogyakarta. Menurutnya, perubahan hanya terjadi pada pengiring atau pengikut acara seperti kesenian yang ditampilkan oleh setiap kecamatan dalam kirab tersebut.

Sebelum kirab pusaka tersebut dimulai, acara terlebih dahulu diawali dengan upacara berbahasa Banyumasan di halaman Pendopo Wakil Bupati Banyumas yang dilanjutkan dengan penyerahan empat pusaka yang akan dikirab sejauh kurang lebih 2 kilometer menuju Pendopo Sipanji, Kabupaten Banyumas.

Karena Bupati Banyumas, Ir Achmad Husein sedang cuti dalam rangka pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 ini membuat upacara dan penyerahan tombak Kiai Genjring kepada Manggala Yudha dalam kirab kali ini pun dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Banyumas, yakni Wakil Bupati Kabupaten Banyumas, dr Budhi Setiawan.

Usai upacara, Tombak Kiai Genjring yang diterima oleh Manggala Yudha selanjutnya dikirab bersama tiga pusaka lainnya. Dan iring-iringan kirab yang dipimpin Manggala Yudha itu terdiri atas barisan pembawa Panji Lambang Daerah, barisan pembawa Tombak Kiai Genjring beserta umbul-umbul, barisan pembawa joli Keris Kiai Gajah Endro, joli Keris Kiai Nalapraja, dan joli Kitab Stambul serta barisan pembawa joli foto para mantan Bupati Banyumas.

Kirab juga diikuti Plt Bupati Kabupetn Banyumas, dr Budhi Setiawan beserta istri, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Banyumas, anggota DPRD Banyumas, dan para kepala organisasi perangkat daerah yang seluruhnya menggunakan pakaian adat Jawa Banyumasan serta didampingi istri masing-masing.

Selain itu, kirab juga diikuti barisan kesenian tradisional Banyumas seperti musik kentongan dan beberapa kesenian lainnya. Dan sesampainya di Pendopo Sipanji, empat pusaka yang dikirab tersebut diserahkan kepada Plt Bupati Kabupaten Banyumas, dr Budhi Setiawan untuk disemayamkan kembali di tempatnya melalui prosesi palereman.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in review

Advertisement

To Top
WhatsApp