Connect with us

Hyndia Ajak Hyndiana Nonton Bareng Jatuh Cinta Webseries

review

Hyndia Ajak Hyndiana Nonton Bareng Jatuh Cinta Webseries

Hyndia Ajak Hyndiana Nonton Bareng Jatuh Cinta Webseries

PURWOKERTO, acarakita.net – Guna lebih mendekatkan diri kepada fans, Hyndia Band bersama Koplak Story menggelar nonton bareng Jatuh Cinta Webseries yang digelar Sabtu (10/2/2018) malam lalu di Waroeng Kenthir Purwokerto. Kurang lebih 100 Hyndiana (fans Hyndia, red) dari beberapa daerah bahkan sengaja hadir untuk lebih dekat dengan idolanya tersebut.

Gitaris Hyndia, Aga Maulana mengatakan, keinginan besar Hyndia sebagai band ingin tidak ada batas dengan rekan-rekan yang selama ini sudah banyak memberi dukungan dalam segala hal dan Hyndia mengapresiasi mereka semua. “Karena itulah sengaja kami gelar acara ini supaya satu sama lain bisa saling berinteraksi,” katanya.

Hampir seluruh pemain dalam Jatuh Cinta Webseries pun hadir meramaikan acara nonton bareng yang didukung penuh oleh acarakita.net sebagai satu-satunya media online bersegmen event di Purwokerto. Kehadiran mereka adalah untuk bercerita kesan yang dialami dalam pembuatan webseriesnya, termasuk masalah yang dialami masing-masing pemain.

“Diva dan Agnes yang berperan jadi ibunya Diva tidak dapat hadir karena ada urusan yang memang tidak bisa ditinggal, tapi mereka berdua titip salam untuk semuanya dan merasa sedih karena tidak bisa bertemu langsung teman-teman semua,” ujarnya.

Webseries ini sebenarnya ada di channel YouTube milik Koplak Story hanya saja untuk nonton bareng ini dari awal hingga selesai dan tidak terpotong per episode, berbeda dengan di YouTube yang dihadirkan per episode setiap minggunya. “Kalau dari cerita, tentu saja tidak berbeda antara yang tayang di YouTube ataupun saat nonton bareng ini,” kata Aga.

Terkait cerita dalam Webseries tersebut, Aga menyerahkan kepada tim Koplak Story untuk membuat skrip dan lainnya. Pihak Hyndia hanya menceritakan gambaran Jatuh Cinta secara umum, hal tersebutlah yang memunculkan keinginan Hyndia supaya berbeda dalam merilis single ketiga.

Webseries ini juga yang ingin dibuktikan Hyndia bahwa seorang ‘anak band‘ juga dapat berakting meskipun dengan apa adanya bahkan bisa dibilang lebih natural. “Selama ini akting yang dilakukan ‘anak band’ itu hanya sebatas pembuatan video klip, dan kami ingin berbeda. Jadi kami rilis single ketiga di album Pagi Berlabuh dengan perilisan webseries ini,” ujarnya.

Sementara itu salah satu seniman Purwokerto, Pache Pachenko yang turut andil dalam webseries tersebut sangat mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Hyndia dan Koplak Story. Ia berharap kolaborasi tidak hanya dilakukan oleh dua pihak ini tapi dapat lebih meluas di Purwokerto.

“Kalau kita bicara Purwokerto sudah pasti banyak sekali yang dibicarakan dan saya pribadi berharap Hyndia maupun Koplak Story nantinya bisa mengajak semua untuk berkolaborasi supaya tercipta banyak hal positif untuk Purwokerto itu sendiri, bahkan untuk yang berkolaborasi itu,” kata dia.

Pache juga punya versi sendiri bahwa Jatuh Cinta Webseries ini seharusnya belum selesai, ia yang berperan sebagai ayahnya Sastro dalam cerita mengaku tidak terima dengan endingnya. “Pokoknya nanti harus ada lanjutannya dan tetap diending tersebut akhirnya Sastro bisa bareng Diva,” ujarnya.

Photo by Adika Reyhan Daffa

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in review

Advertisement

To Top
Chat Me!