Connect with us

Ian Faster Rilis Single Baru Bertajuk Senja

news

Ian Faster Rilis Single Baru Bertajuk Senja

Ian Faster Rilis Single Baru Bertajuk Senja

JAKARTA, acarakita.net – Sukses dengan single perdananya bertajuk Ora Oraha yang berbahasa Banyumasan, musisi tanah bernama Ian Faster kembali merilis single keduanya berjudul Senja dibawah label Sirkus Records. Kesuksesan single pertamanya di channel YouTube yang membuatnya termotivasi untuk kembali dengan lagu baru yang kali ini berbahasa Indonesia.

Dipilihnya bahasa yang digunakan dalam single Senja kali ini lebih kepada pasar audiensi yang lebih luas, dan karena alasan tersebutlah Bahasa Indonesia digunakan dan tidak lagi berbahasa Banyumasan seperti single Ian Faster sebelumnya.

Ide simple yang diawali dari untaian melodi dan penulisan lirik yang disesuaikan dengan suasana melodinya. Senja diciptakan berdasarkan alunan melodi dan alunan musiknya menggambarkan suasana dikala senja. “Yang bisa dimaknakan berbeda-beda bisa tentang cinta, usia, persahabatan dan lainnya,” kata Ian dari press release yang diterima acarakita.net, Senin (8/1/2018) petang.

Untuk lebih meluaskan wawasan bermusik, dalam penggarapan lagu tersebut Ian mendapat arahan dari Fanny Yulierto yang juga menjadi produsernya dalam single tersebut. Bila disimak, aliran musik yang dipilih Ian Faster lebih kepada pop funk layaknya The Brand New Heavies atay Incognito.

“Tapi begitulah saya yang senang bereksplorasi dalam bermusik, namun bagaimanapun saya ingin selalu memberikan yang terbaik dalam bermusik dan ingin karya saya enak untuk dinikmati kapan saja dimana saja,” ujarnya.

Untuk diketahui, Ian Faster adalah sebuah solo project dari Kristianto Suryo Adi Prabowo atau yang biasa dipanggil Ian yang merasa perlu menulis lagu karena kadang tidak menemukan lagu dipasaran yang tepat sesuai dengan perasaannya. Dimulai sejak November 2011 lalu, Ian menulis lagu disela kesibukannya sebagai karyawan swasta disebuah industri farmasi di Sukabumi, Jawa Barat dengan ciri khas lirik yang unik namun tetap dibalut dengan musik yang berkualitas.

Dengan target untuk merekam lagu ciptaannya minimal satu lagu perbulan, ia berhasil merekam 35 lagu sejak 2011 hingga 2015, dan lagu tersebut diupload melalui situs reverbnation dan diluar dugaan banyak disukai masyarakat, dapat dibuktikan dengan banyaknya lagu-lagu tersebut di download.

Karena sudah ada kontrak dengan label, link download gratis pun ditutup dan pada 2013 lalu ia dan beberapa rekannya membuat klip lagu Ora Oraha yang kemudian diupload di YouTube, lagu dengan lirik Banyumasan dan aransemen jazz ini mampu menyedot viewer sebanyak 39.430 viewer (per 13 Agustus 2015) dan banyak tanggapan positif di jejaring sosial.

Ian Faster pernah sukses menjadi 10 besar dalam kompetisi music online ‘Hard Rock Rising’ pada 2014 lalu serta berhasil menyisihkan lebih dari 36.000 karya seluruh Indonesia dalam ajang Go A Head Challenge 2015 dengan lagu Hantu Di Jendela. Dalam bermusik di daerahnya, Ian Faster termasuk satu dari sekian banyak potensi yang dimiliki.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in news

Advertisement

To Top
WhatsApp