Connect with us

Ibanez Flying Fingers 2018 Kembali Digelar

news

Ibanez Flying Fingers 2018 Kembali Digelar

Ibanez Flying Fingers 2018 Kembali Digelar

JAKARTA, acarakita.net – Kompetisi gitar online ter-prestige di Indonesia untuk fasilitasi bakat para gitaris di seluruh pelosok negeri kembali hadir mulai 8 Juni 2018 dan akan ditutup 15 Juli 2018 mendatang. Ajang yang awalnya bernama Flying With Ibanez pada tahun 2014, telah menghasilkan gitaris handal di tanah air.

Tidak hanya tanah air, sebab ada yang hingga memenangkan kompetisi gitar tingkat internasonal. Kompetisi gitar online yang paling di tunggu oleh para pemain gitar ini, telah diikuti oleh 1220 peserta dalam 4 kali kompetisi. Dan responnya sangat luar biasa hingga banyak gitaris tanah air turut berpartisipasi, dan semua peserta kini bergabung menjadi Ibanez Family.

Memasuki tahun kelima pada 2018 ini, Ibanez Flying Fingers ada sedikit perbedaan dalam platform sosial media dimana peserta diharuskan upload video penampilannya di instagram. Untuk backing track kali ini dikreasikan oleh Akbar Ajie yang merupakan pemenang dari IFF 2017 lalu.

“Syarat utama buat ikut lomba ini yaitu kontestan harus menggunakan gitar Ibanez asli, entah itu harga murah hingga mahal yang penting asli,” GM Marketing & Sales PT Makhkota Musik Indonesia, Patricia Dharmawan saat konferensi pers, Jumat (8/6/2018) lalu.

Ia menjelaskan, apabila gitar yang digunakan bukan Ibanez asli maka akan langsung didiskualifikasi. “Kan sayang kalau mainnya bagus tapi gitarnya bukan Ibanez terus kita diskualifikasi,” ujarnya.

Pemenang pertama pada ajang ini akan mendapatkan gitar terpopuler Ibanez saat ini tipe AZ dengan harga diangka Rp 20 juta serta mendapatkan berbagai kesempatan berangkatkan keluar negeri untuk bertemu maestro gitar dunia Andy Timmons.

Sedangkan untuk juara kedua akan mendapatkan gitar Ibanez RG Indo, dan untuk juara ketiga akan mendapatkan Ibanez seri GRX. Untuk juara favorit akan diberikan penghargaan berupa Ibanez TS Mini dan Strap Ibanez.

Sebagai informasi, nama Flying With Ibanez diganti menjadi Ibanez Flying Fingers pada tahun 2016 supaya image kompetisi ini lebih mendunia. China, Amerika, Jepang, Korea, Jerman, Spanyol, Australia merupakan beberapa negara yang mengadopsi kompetisi yang awalnya dipelopori oleh Indonesia ini.

Ibanez Flying Fingers sendiri menjadi ajang bergengsi bagi para gitaris, serta menjadi perhatian terutama bagi para gitaris dalam dan luar negeri, salah satunya adalah maestro gitar Steve Vai, Paul Gilbert, Kiko Loureiro dan bahkan seorang Martin Miller (Jam Track Central) dan Tom Quayle bersedia menjadi juri utama pada IFF 2018 ini.

Tunggu apa lagi? Untuk lebih jelasnya, para peserta dapat membuka link ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in news

Advertisement

To Top
WhatsApp