Keseruan Konser DeWolff Garapan Erasmus Huis Di Yogyakarta

YOGYAKARTA, acarakita.net – Erasmus Huis Jakarta yang merupakan lembaga kebudayaan Belanda mengadakan pementasan grup rock asal Belanda bernama DeWolff pada Jumat (15/3/2019) malam lalu. DeWolff sendiri belum lama ini telah memenangkan penghargaan Edison Award untuk kategori rock.

Meskipun konser yang digelar ini gratis, tapi jumlah penonton yang tersedia sangat terbatas dan seluruh kursi yang disediakan pun terisi penuh, bahkan ada dari penonton yang merupaan warga negara asing yang memang sengaja datang untuk melihat performa dari DeWolff.

Pementasan yang diselenggarakan di Gedung Societet Taman Budaya Yogyakarta ini berlangsung pada pukul 19.30 WIB dengan band pembuka Niskala yang merupakan band asal Yogyakarta beraliran instrumental rock/postrock. “Selamat malam Jogja!,” sapa vokalis DeWolff, Pablo Petrus Andreas van de Poel.

DeWolff mengangkat genre psychedelic rock dengan terinspirasi dari para band rock terkenal era 70an. Ditengah pertunjukan, DeWolff mengajak para penonton untuk bangkit berdiri dan maju kedepan panggung untuk mendapatkan pengalaman yang lebih dengan 11 karya mereka seperti Big Talk sebagai pembuka yang dilanjutkan dengan Tombstone Child, Sugar Moon, Medicine, California Burning, Satilla No 3, Double Crossing Man, Tired of Loving You, Outta Step, dan Deceit and Woo.

Penghujung acara, penonton kurang puas dengan lagu yang dibawakan dan menginginkan DeWolff untuk kembali bawakan satu lagu, dan Love Dimension pun menutup konser dengan luar biasa. Tidak disangka, DeWolff hadir dengan sangat spektakuler sehingga membuat para penonton yang datang sangat antusias hingga meminta DeWolff untuk hadir lagi ke Jogja dengan panggung yang lebih spektakuler.

Artikel dan foto : Mikael Aryo

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

advertisement







cari eventmu disini
× Chat Me!