Connect with us

Lintas Genre, Bimbo Turut Andil Dalam Preanger Fest 2018

news

Lintas Genre, Bimbo Turut Andil Dalam Preanger Fest 2018

Lintas Genre, Bimbo Turut Andil Dalam Preanger Fest 2018

BANDUNG, acarakita.net – Kelompok musisi lawas bernama Bimbo turut andil dalam gelaran Preanger Fest 2018 di Lapangan PPI Kota Bandung, Sabtu (13/10/2018) malam. Syair lagu Sajadah Panjang yang akrab ditelinga pegiat musik pun tidak lupa diperdengarkan.

Penonton yang didomunasi anak muda Bandung tersebut mendengarkan lagu religi Bimbo dengan tenang dan tidak sedikit yang turut serta bernyanyi, merekam hingga ada juga yang bertanya kepada rekannya mengenai lagu yang dibawakan Bimbo. Penampilan mereka juga menjadi pembeda dalam gelaran Preanger Fest.

Selain lagu bertajuk Sajadah Panjang, 10 lagu lain juga dibawakan diantaranya Anak Bertanya hingga Penggali Kubur. Meski tidak semua penonton hafal dengan lagu yang mereka bawakan, namun para audience tetap dapat menikmati semua lagu berlirik indah yang disajikan sang legenda.

“Senang dan puas sudah datang ke Preanger Fest, selain mengangkat tema lokal juga yang disajikan multigenre mulai dari cadas hingga religi seperti Bimbo. Disitulah keragaman musik benar-benar bisa dinikmati, jadi yang datang juga beragam,” kata salah satu penonton, Fitria Maharani (21) yang datang bersama rekannya.

Penampilan istimewa juga diperagakan Bimbo yakni dengan diiringi orkestra yang membuat lagu lawas mereka terdengar lebih modern dan penonton tidak segan memberikan applause. Ditambah dengan tata cahaya dan prosesi pembukaan yang terbilang sangat meriah dibanding artis lain yag membuat penonton kaget dan penasaran dengan penampilan Bimbo.

Lintas Generasi Dan Beda Genre
Panggung istimewa Preanger Fest 2018 tersebut menampilkan 44 musisi asal Bandung dengan lintas generasi dan berbeda genre. Ada religi seperti yang dibawakan Bimbo, musik cadas seperti The SIGIT dan Koil, rock n roll seperti yang dibawakan Rock n Roll Madia, dan banyak lagi.

Penonton juga sangat antusias menikmati setiap suguhan para musisi, apalagi saat Pemuda Harapan Bangsa atau The Panasdalam naik panggung yang membuat penonton terpingkal-pingkal. Termasuk saat Pidi Baiq menyampaikan humor khas Bandung yang membuat Lapangan PPI Kota Bandung penuh riuh dan gelak tawa.

Musisi lainnya yang membuat penonton berjingkrak adalah The Sigit, apalagi mereka tampil sekitar 30 menit setelah Bimbo di panggung yang sama. Performa mereka menjadi penanda berakhirnya Preanger Fest hari pertama dengan 15 lagu mulai Detourn, Let The Right One In, Son of Sam, hingga menutup aksi panggung dengan Provo dan Black Amplifier.

Selama itu, para penggemar setia The Sigit terlihat menikmati setiap detik penampilan idolanya dengan melakukan beberapa akrobat dengan berdiri di atas pagar atau teman-temannya, kemudian diangkat dan dipindahkan dari satu tangan ke tangan penonton lainnya.

Photo by @gladinasaska

Lokal Kudu Vokal
Mengangkat tema Lokal Kudu Vokal atau lokal harus vokal karena musik tidak bisa dipisahkan dari Kota Bandung yang mempunyai kontribusi dalam peta industri musik tanah air sejak beberapa dekade lalu.

Banyak sekali artis musik baik solois maupun band yang lahir dari Bandung, dan melalui Preanger Fest 2018 ini para musisi ingin memperlihatkan bahwa Bandung kota kreatif dan musik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in news

Advertisement

To Top
Chat Me!