MAN Rilis Single Terlalu Asik

PALU, acarakita.net – Band asal Palu bernama MAN merilis single bertajuk Terlalu Asik pada Jumat (3/8/2018) lalu dengan irama reggae yang kental dengan semangat pembebasan dalam liriknya.

“Spiritnya dari wartawan sosial revolusioner bernama Paul Lafargue yang memulai tulisan dibuku terkenalnya yang diterbitkan pada 1883 berjudul Rights to be Lazy,” kata personil MAN, Rival Himran dari press release yang diterima acarakita.net belum lama ini.

Menurutnya, buku Paul Lafargue tersebut diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia menjadi Hak Untuk Malas oleh penerbit Jalasutra pada 2008 lalu dengan pandangan anarki dengan mengutip filsuf Jerman Gotthold Ephraim Lessing. “Marilah kita malas dalam segala hal,” ujar Rival.

Bahasa Kaili yang menjadi identitas MAN juga terus ikut menyertai. Di reffrain lagu, MAN memberi aksen khasnya dengan cara yang riang. Karya seorang Rival Himran yang membuat proyek musikal personalnya melalui MAN itu, dipersembahkan oleh iMix Studio dan MS Coustic yang memenangkan Terlalu Asik dalam kontes proyek rekaman mereka.

Terlalu Asik memang asiiik!

Seiring terbit mentari, kubuka mataku
yang terlelap dari nyenyak.
Selamat pagi, oh dunia, menyapa alam
keindahan ciptaan Tuhan.
Di sini saja dulu, eee….
kita nikmati saja, eee….
jangan buru-buru, eee….

Atas nama cinta, anarki dalam diri manusia
bisa bermakna tak ingin melakukan segalanya,
sejak dari membuka mata hingga ketika senja tiba
dan malam kembali ke peraduannya.

Kekasih hati telah menjadi semesta
yang menomorduakan segalanya.
Terlebih jika diperhadapkan oleh situasi mekanis
di dunia kerja yang seringkali menggerus rasa
dan empati yang menjadi pondasi cinta.

Suara burung-burung lepas dan bahagia,
terbang tinggi, terbang tinggi, semakin tinggi ke awan.

Yaku na’asemo, ri potomuka ante komiu
(betapa mengasyikkan pertemuanku denganmu).

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

advertisement





cari eventmu disini
× Chat Me!