PURWOKERTO, acarakita.net – Beberapa tempat dipastikan akan menjadi titik keramaian dalam malam pergantian tahun menuju 2018 dan empat titik yang wajib dikunjungi akan menghadirkan tontonan menarik dengan berbagai bintang tamu pilihan. Empat titik tersebut adalah GOR Satria Purwokerto, Andang Pangrenan, Pendopo Si Panji, dan Lokawisata Baturraden yang merupakan garapan dari Postik Production.

Sekretaris Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Suwondo Geni mengatakan, untuk tahun ini lebih kepada pertunjukan musik dibandingkan pesta kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya, dan akan ada beberapa titik di Kabupaten Banyumas. “Terdapat tiga titik di Purwokerto dan sisanya diluar perkotaan,” katanya.

Untuk di wilayah Purwokerto pertunjukan musik akan digelar di GOR Satria Purwokerto dengan menghadirkan Bunga Band dari Jakarta, Kevelien, Friyay! dan The 45 Band yang berasal dari Purwokerto. Di Andang Pangrenan akan ada penampilan dari ANF, GN KG Ngapan Band featuring Mam’s and Friends. Pendapa Si Panji yang berada di area alun-alun Purwokerto akan menghadirkan Soedirman Band dan Oldieskustik yang dipandu oleh MC Toni Toink.

Beralih ke luar perkotaan akan ada DNA, NOMY dan Repertoire di Bukit Bintang Baturraden. Di alun-alun Banyumas sebagai pusat peninggalan kebudayaan akan ada pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Kukuh Bayu Aji dari Kemranjen.

Suwondo Geni menyatakan, sebenarnya dari pihak Pemerintah Kabupaten lebih fokus mengoptimalkan wisatawan pada libur tahun baru di sejumlah obyek wisata di Banyumas. Karena, terkait perayaan tahun baru hanya sekedar meramaikan dan mewujudkan keinginan warga saja, termasuk kembang api yang hanya memperoleh beberapa donatur.

Bagi yang ingin menikmati malam pergantian tahun dengan camping, ia menyarankan untuk memilih area perbukitan yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas. Karena ada banyak lokasi yang tersedia, ada Tranggulasih, Bukit Angkasa, Bendung Gerak Serayu, Bukit Watukelir di Kedungbanteng, dan beberapa bukit yang sudah dibuka oleh warga setempat.

Loading Facebook Comments ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *