Connect with us

Phopira, Vokalis Band Cadas Dengan Banyak Hobi

backstage

Phopira, Vokalis Band Cadas Dengan Banyak Hobi

Photo by Phopira

Phopira, Vokalis Band Cadas Dengan Banyak Hobi

BANDUNG, acarakita.net – Bagi penikmat musik cadas di tanah air nama Phopi Ratna Agustin atau yang akrab disapa Phopira tidaklah asing, pasalnya ia tergabung dalam band cadas bernama Lose It All. Namun siapa sangka mojang kelahiran Bandung, 6 Agustus 1989 ini punya banyak keistimewaan.

Meski saat di atas panggung ia tampil garang, memasak jadi salah satu hobinya dan yang paling penting adalah naluri keibuannya yang tinggi. “Biarin dibilang luarnya cadas yang penting dalamnya tetap menjadi perempuan berkualitas tanpa mengesampingkan hobi,” katanya.

Namun kegarangan yang biasa dilihat dari atas panggung tidak akan terlihat saat ia mengenakan seragam Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung Barat, dan baru pada akhir pekanlah ia merasa menjadi Phopira yang sesungguhnya.

Menurutnya, rasa bekerja kantoran itu mengalami kegiatan yang berbeda tapi semua itu tetap ia jalankan seperti ibadah karena ada motivasi besar dari sang ibu. “Meskipun butuh adaptasi ekstra karena harus bangun lebih pagi dan harus bertemu dengan sistem yang terkadang kurang sreg, sekarang sudah cukup enak karena team worknya juga enak,” ujarnya.

Saat berada di atas panggung, wajah imut nan cantik Phopira berubah menjadi perempuan tangguh dan cadas yang datang sebagai hobi ‘melarikan diri’ dari aktivitas perkotaan untuk mencari inspirasi atau sekedar mengisi waktu senggang. Pelarian dirinya dilakukan untuk menjelajah trek ekstrim memasuki hutan dan naik turun gunung serta jurang mengendarai motocross.

Selain itu juga ada hobi lain seperti bermain skateboard yang biasa ia gunakan untuk menenangkan diri, dan sebisa mungkin ia tidak absen dari perhelatan skateboarding. Bahkan saat ada jadwal manggung di daerah lain, Phopira kerap kali mengajak skateboard miliknya.

“Saat saya lakukan hobi tersebut, seperti lupa semua masalah dan rasanya enteng saja. Soalnya fokus saya hanya antara saya dan motor atau skateboard,” kata Phopira.

Tidak hanya hobi menantang yang ia lakukan secara fisik, karena hobi lain yang ‘menantang’ otak dan jiwa sosialnya pun digelutinya. Seperti menjadi guru yang dijalaninya beberapa tahun terakhir di salah satu sekolah kejuruan untuk jurusan perhotelan serta terlibat dalam misi sosial mengajar anak putus sekolah bersama Unicef untuk bidang kuliner dan perhotelan.

Seperti halnya naluri seorang perempuan, memasak atau membuat kue menjadi hal yang wajar dan itu pula yang Phopira lakukan saat berada di rumah. Menurutnya, memasak lebih kepada happy saja dan saat orang lain mencoba masakannya dan suka berarti akan ada perasaan menyenangkan pada dirinya.

Melalui berbagai hobi positif yang dijalani, ia menyampaikan bahwa tidak semua musisi underground khususnya dekat dengan stigma negatif. “Semua bergantung kepada orangnya masing-masing, karena saya juga tidak merokok dan karena banyak hobi juga jadinya pergaulan yang jelek tidak saya ikuti,” ujar dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in backstage

Advertisement

To Top
WhatsApp