Connect with us

Srawung Gayeng Purwokerto Dihadiri Ribuan Pengunjung

review

Srawung Gayeng Purwokerto Dihadiri Ribuan Pengunjung

Srawung Gayeng Purwokerto Dihadiri Ribuan Pengunjung

PURWOKERTO, acarakita.net – Gelaran bertajuk Srawung Gayeng di Taman Andang Pangrenan Purwokerto dengan menghadirkan Geisha sebagai bintang tamu utama mampu datangkan ribuan pengunjung. Mereka antusias menyaksikan langsung performa Robby dan kawan-kawan serta puluhan stand komunitas yang pamerkan karyanya.

Beberapa lagu dibawakan Geisha dengan vokalis baru bernama Regina di panggung utama Srawung Gayeng. “Akhirnya kami bisa ke Purwokerto untuk pertama kalinya usai pergantian vokalis,” kata Robby saat ditemui acarakita.net usai soundcheck di Panggung Utama Srawung Gayeng Purwokerto.

Sekitar pukul 21.00 waktu setempat Geisha mulai tampil dengan Tak Kan Pernah Ada sebagai lagu pembuka, kemudian berlanjut dengan Selalu Salah yang diikuti penonton turut serta menyanyikan lagu. Sementara Sendiri, Cukup Tak Lagi, dan Setengah Hati menjadi lagu selanjutnya dalam track Geisha.

Cinta Dan Benci, Lumpuhkan Ingatanku, dan Kering Air Mataku tidak lupa dibawakan Gaisha. Penghujung lagu, Kamu Yang Pertama jadi pilihan yang diikuti sorak sorai penonton.

Disisi lain penampilan dari Geisha, sebanyak 20 komunitas kreatif, profesi, pegiat pariwisata hingga sanggar kesenian menunjukkan kebolehannya pada jambore komunitas tersebut. Mereka menampilkan produk dan kreatifitas di bidangnya masing-masing.

Siang harinya, ajang garapan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Provinsi Jawa Tengah ini dibuka dengan demo memasak dari Ikatan Chef Barlingmascakeb (ICB). Mereka menyajikan makanan lokal dan makanan ala restoran yang dapat dinikmati oleh pengunjung.

Berikutnya giliran pegiat literasi dan sastra menggelar musikalisasi puisi. Paguyuban Kakang Mbekayu Banyumas (Pakemas) juga turut mempromosikan wisata dan budaya Banyumas dan kegiatan yang dilakukan.

Ketua Aliansi Pariwisata Banyumas (APB), Muslimin mengatakan, jambore komunitas kreatif di Purwokerto kali ini didominasi pegiat seni dan budaya. Mereka memiliki konten yang menarik untuk diangkat. “Kami juga menyajikan paket-paket wisata yang dikumpulkan dari ratusan pegiat pariwisata di Banyumas dan sekitarnya. Nah, budaya dan produk-produk dari industri kreatif ini menjadi pendukungnya,” katanya.

Tim kreatif Srawung Gayeng, Acep Iqbal mengatakan, untuk acara di Purwokerto diikuti oleh komunitas batik, kuliner, seni kriya, pegiat pariwisata, komunitas karaoke Banyumas, pegiat sastra dan sebagainya. “Hiburannya ada band Sahabat Bojezz, Gita and Friend, dan bintang utama Geisha. Ada juga pementasan wayang pakeliran padat dalang Ki Yakut Jedher sampai malam hari,” katanya.

Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekonomi Kreatif Dinporapar Jawa Tengah, Hendrawan Purwanto mengatakan, ajang ini merupakan satu upaya pemerintah provinsi dalam menggandeng generasi muda untuk lebih kreatif.

Pameran ini menjadi bentuk kolaborasi lintas komunitas yang ada di Jawa Tengah. “Mereka adalah komunitas ekonomi kreatif, baik yang berbentuk produk barang seperti fesyen, kuliner, kopi, kerajinan kriya. Tapi ada juga dari komunitas pariwisata dan paguyuban profesi hingga sanggar kesenian,” ujarnya.

Komunitas ini diharapkan dapat bersinergi dan menampilkan berbagai keatifitas dalam bentuk visualisasi yang lebih baik lagi. Sehingga ekonomi kreatif akan terus tumbuh dan berkembang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

More in review

Advertisement

To Top
Chat Me!