Connect with us

Voicehell ‘End of the World’ Menambah Panas Suasana Purwokerto

review

Voicehell ‘End of the World’ Menambah Panas Suasana Purwokerto

Photo by Lij Imam

Voicehell ‘End of the World’ Menambah Panas Suasana Purwokerto

PURWOKERTO, acarakita.net – Cuaca panas yang terjadi pada Sabtu (10/2/2018) lalu menambah panas gelaran Voicehell ‘End of the World’ di Taman Rekreasi Andhang Pangrenan (TRAP) Purwokerto. Sederet band cadas kenamaan yang tampil didua stage berbeda pun secara bergantian terus menggeber venue dari siang hingga malam.

Dua panggung yang ada yakni Welcome Stage yang diisi oleh mereka yang sekiranya belum mempunyai album, sedangkan Final Stage diperuntukan bagi band yang sudah mempunyai album. Konsep baru tersebut tetap tidak menyurutkan antusias penonton meramaikan kedua panggung.

“Ini konsep baru untuk Voicehell supaya ada tempat bagi band berkarya, jadi secara tidak langsung kami menuntut band untuk berkarya supaya dapat tampil di panggung besar bersama band besar lainnya,” kata penggagas Voicehell, Aldiz saat dihubungi acarakita.net belum lama ini.

Meski begitu, ia menyebutkan bahwa bisa saja konsep ini terus dipakai untuk Voicehell selanjutnya dan bisa juga tidak tapi dengan konsep lain yang lebih matang. “Paling tidak secara pribadi saya ingin ada perkembangan yang positif untuk Voicehell, karena walau bagaimanapun event ini bisa dibilang sebagai icon untuk musik yang keras disini,” ujarnya.

Jalannya Acara
Arena pertunjukan sudah ramai dikunjungi para penonton yang berasal dari berbagai daerah seperti Purwokerto, Purbalingga, Bumiayu, Cilacap, Banjarnegara, hingga Purworejo yang rela membayar Rp 40.000 untuk membeli tiket di spot penjualan tiket. Dari pukul 12.00 hingga sekitar pukul 15.00 waktu setempat band performa mulai menunjukan aksinya menghibur penonton yang sudah datang.

Welcome Stage dimulai dengan performa dari The Hero From Zero, kemudian dilanjutkan oleh Little Bos From Java, Crazy Fun Night, Over This Brain, A Heart Attack, Give Me Fat, Shock Monkey, Toys Story, dan Former Goddamn. Sedangkan di Final Stage ada performa dari Necrology, Atomic N Appolo, Out Of Revenge, Amoral, Tutup Botol, Rusaliar, Diary Of Alexandria, Trouble Maker, dan Keramotak.

Usai break ashar, Welcome Stage diisi oleh LPLC, Goldtrack, Dirty South Clan, Woodpecker, dan Overlord dari pukul 15.30 hingga pukul 17.30 waktu setempat. Sedangkan di Final Stage ada Soulare, US Dollar, Joke Of Superboys, Polkadots, Stand Here Alone, dan Slap It Out.

Setelah jeda maghrib dilanjutkan performa dari Agnostica dan Bunkerboob hingga break isya, kemudian sesi terakhir ada performa dari Colour And Carausel, Revenge The Fate, Billfold, dan ditutup oleh Metroriot. Dalam pertunjukannya, Billfold mengungkapkan bahwa performa nya di Voicehell ‘End of the World’ bisa jadi yang terakhir dan itu diungkapkan sang vokalis, Gania.

Alasan klasik seperti kesibukan masing-masing personil disinyalir penyebab bubarnya Billfold dan Purwokerto menjadi tour terakhirnya. Meski begitu, bukan tidak mungkin nantinya setelah bubar akan ada semacam reuni lagi untuk mengobati rasa kangen bermusik bersama. “Belum tahu nanti, bisa jadi seperti itu tapi kita lihat saja kedepan bagaimana,” kata Gania.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in review

Advertisement
To Top
WhatsApp